Dokumen Anda, akhirnya terkendali.

Arsiva adalah platform intelijen dokumen untuk perusahaan Indonesia yang perlu menyimpan, mencari, dan mengekstrak informasi dari dokumen bisnis sambil tetap patuh UU PDP. Dibangun untuk tim operasional, legal, dan HR yang mengelola kontrak, data karyawan, dan dokumen kepatuhan.

Kebanyakan perusahaan Indonesia mengelola dokumen di tiga tempat sekaligus: Google Drive bersama yang tidak sepenuhnya dipercaya, lemari arsip fisik yang harus ditempuh dengan berjalan kaki, dan thread WhatsApp tempat seseorang mengirim PDF minggu lalu. Saat penegakan UU PDP diperketat, tidak satu pun dari itu yang lolos audit.

Faktur pajak, kontrak vendor, KTP karyawan: satu pencarian, bukan tiga folder.

01Simpan

Simpan

  • Kotak masuk dokumen terpadu: email, unggah, pindai
  • Enkripsi AES-GCM 256-bit saat diam
  • Isolasi tenant di tingkat aplikasi

02Cari

Cari

  • Pencarian full-text
  • OCR berbasis AI untuk dokumen hasil scan
  • Penandaan pintar, organisasi tanpa folder

03Patuh

Patuh

  • Kontrol residensi data UU PDP
  • Log akses dan jejak audit lengkap
  • Kebijakan retensi dan alur kerja penghapusan

Pertanyaan umum

Bagaimana cara memasukkan dokumen ke Arsiva?

Upload, scan, email, atau kirim foto lewat WhatsApp. OCR berbasis AI membaca dan mengkategorikan otomatis.

Apakah Arsiva membantu kepatuhan UU PDP?

Enkripsi AES-GCM 256-bit saat diam, audit trail, kebijakan retensi, dan residensi data Indonesia sudah tersedia.

Bisakah membuat dan menandatangani dokumen di Arsiva?

Generate dokumen dari template lalu tanda tangani secara digital, semua tersimpan rapi.

Bagaimana menemukan dokumen lama?

Pencarian full-text: ketik nama atau isi dokumen dan hasilnya langsung muncul, termasuk teks di dalam hasil scan.

Apakah tim lapangan bisa memakai Arsiva?

Form digital Arsiva dapat diisi offline dan tersinkron saat kembali online.

Siap mencoba Arsiva?